Ahoker Bikin Rusuh, Usir Tokoh Tionghoa Saat Datangi Balaikota
Umatuna.com - Kedatangan Tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma ke Balaikota DKI Jakarta membuata pendukung dan relawan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat geram.
Lieus pun dikepung oleh ratusan pendukung Ahok-Djarot. Kemudian, petugas kepolisian yang berjaga di Balaikota bergerak cepat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurut Lieus kedatangannya ke Balaikota untuk bertemu dengan Ahok. Sebab dirinya dan Ahok adalah kawan.
"Ahok itu kawan saya. Sudah lama enggak ketemu," kata Lieus di Balaikota DKI, Senin (8/5).
Menurutnya, meski pada saat Pilkada DKI dirinya berbeda atau tidak mendukung Ahok, namun bagi Lieus, Ahok tetap kawan.
"Pilkada kita beda tapi kan bukan berarti musuhan. Kita kawan. Pilkada hal biasa, proses demokrasi masa iya kita terus kalah musuhan," kata dia.
Lieus mengaku kaget karena kedatangannya memicu amarah pendukung Ahok-Djarot.
"Ya itu teriak-teriak, enggak boleh saya hadir. Saya enggak kecewa," ungkapnya.
"Saya kali ini pendukung Anies, terus kok jadi begini. Padahal sama Ahok baik sekali saya. Saya enggak pernah ketemu gubernur janjian. Waktu gubernur Jokowi asal ketemu langsung diterima." (rmoljakarta) [Ummatuna/Apikepol]
Lieus pun dikepung oleh ratusan pendukung Ahok-Djarot. Kemudian, petugas kepolisian yang berjaga di Balaikota bergerak cepat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurut Lieus kedatangannya ke Balaikota untuk bertemu dengan Ahok. Sebab dirinya dan Ahok adalah kawan.
"Ahok itu kawan saya. Sudah lama enggak ketemu," kata Lieus di Balaikota DKI, Senin (8/5).
Menurutnya, meski pada saat Pilkada DKI dirinya berbeda atau tidak mendukung Ahok, namun bagi Lieus, Ahok tetap kawan.
"Pilkada kita beda tapi kan bukan berarti musuhan. Kita kawan. Pilkada hal biasa, proses demokrasi masa iya kita terus kalah musuhan," kata dia.
Lieus mengaku kaget karena kedatangannya memicu amarah pendukung Ahok-Djarot.
"Ya itu teriak-teriak, enggak boleh saya hadir. Saya enggak kecewa," ungkapnya.
"Saya kali ini pendukung Anies, terus kok jadi begini. Padahal sama Ahok baik sekali saya. Saya enggak pernah ketemu gubernur janjian. Waktu gubernur Jokowi asal ketemu langsung diterima." (rmoljakarta) [Ummatuna/Apikepol]

