Fahri: Inilah Ujung Tidak Ikhlasnya Mentersangkakan Ahok








Penahanan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang dipindahkan dari Mako Brimob ke Lapas Cipinang, lalu kembali ke Mako hanyalah sandiwara.

Begitu disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah di gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/6). Bahkan dia sudah melihat fenomena itu berlangsung sejak awal.

"Ini kan sudah menjadi isu internasional, pemerintah seperti ditekan secara internasional," kata Fahri.

Menurutnya, sejak awal aparat hukum tak berpegang kuat pada prinsip hukum yang benar. Hukum seakan bisa ditawar, dibelokkan, dan diputar.

"Inilah ujungnya tidak ikhlas mentersangkakan Ahok, tidak ikhlas menuntut Ahok," kata Fahri.

"Persidangannya dibikin sandiwara, penahanannya juga dibikin sandiwara."

Dikatakan Fahri, seharusnya tak boleh terjadi "sandiwara", sebab itu membuat negara kacau. 

"Itu kegagalan kita membangun hukum," kata Fahri.

Diketahui, Kejaksaan Agung telah melakukan eksekusi terhadap mantan Basuki Tjahaja Purnama dari Mako Brimob Kelapa Dua, Depok ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (21/6). Namun karena pertimbangan keamanan akhirnya Ahok dibawa kembali ke Mako Brimob. 

sumber : rmoljakarta




[M.Bersatu/apik.apikepol.com]

“Jika engkau punya teman – yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah- maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali” [Imam Syafi'i]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: