Ketua Musyawarah Rakyat Indonesia: Ketakutan Akan Terorisme Hilang Bila Jokowi Lengser
Terorisme tidak akan pernah menghantui rakyat Indonesia seperti sekarang jika rezim Joko Widodo (Jokowi) lengser dan kembali ke UUD 45 asli.
Begitu disampaikan Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI), Yudi Syamhudi Suyuti dalam keterangan tertulis, Senin (29/5).
"Melalui gerakan-gerakan tipu daya, terorisme rezim Jokowi mendorong benturan SARA dan benturan didalam agama Islam," kata Yudi.
Yudi mengatakan, sistem Jokowi justru lebih membahayakan rakyat dibandingkan dengan munculnya gerakan terorisme dari Timur Tengah.
Karena terorisme global prinsipnya tidak mengejar kepentingan di Indonesia. Tidak ingin menggelombangkan perang melawan takfiri di Indonesia.
Memang ada beberapa aksi terorisme di Indonesia belakangan ini, akan tetapi tidak sampai pada skala untuk mencapai misi terbentuknya Negara Islam seperti ISIS atau Negara Taliban di Afghanistan.
"Justru kita patut mencurigai ada apa dengan terorisme di Jakarta," kata Yudi.
Yudi menuturkan, ada dugaan Jokowi menggelombangkan terorisme di Indonesia untuk mensukseskan proyek infrastruktur yang tersentral di Proyek Reklamasi, yang juga berkaitan dengan Meikarta, dengan misi penjajahan Cina ke rakyat pribumi Indonesia.
"Ketakutan akan terorisme hilang, jika Jokowi lengser dan kembali ke UUD 45 asli. Lengsernya Jokowi bisa lengser sendiri dengan mengundurkan diri, atau diberhentikan rakyat melalui Sidang Istimewa," pungkas Yudi.
sumber : rmolj
[M.Bersatu/apik.apikepol.com]
“Jika engkau punya teman – yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah- maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali” [Imam Syafi'i]
