Arab Saudi Masukkan Petinggi Syiah Hizbullah dalam Daftar Teroris







Arab Saudi Masukkan Petinggi Syiah Hizbullah dalam Daftar Teroris

Opini Bangsa - Pemerintah Saudi memberlakukan sanksi dan memasukkan dalam daftar teroris terhadap petinggi kelompok Syiah Hizbullah Hashem Safieddine pada Jum’at (26/05). Hashem bertanggung jawab atas operasi kelompok teror Hizbullah di Timur Tengah, seperti memberikan informasi intelijen dan mengizinkan serangan teroris.

Hashem juga diketahui memberikan dukungan kepada rezim Suriah Bashar Assad. Ia lahir pada tahun 1964 di daerah Ban di Lebanon selatan.

Pemerintah Saudi mengatakan akan terus memerangi kegiatan teroris Hizbullah dengan semua alat hukum yang ada dan akan terus bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia untuk memperjelas bahwa kegiatan militan dan ekstrem Hizbullah seharusnya tidak dapat ditolerir oleh negara manapun.

“Selama Hizbullah menyebar ketidakstabilan, melakukan serangan teroris dan terlibat dalam kegiatan kriminal dan ilegal di seluruh dunia, pemerintah Saudi berjanji untuk terus memberi sanksi dan melakukan tindakan hukum terhadap operasi, pemimpin, dan bisnis Hizbullah, dan mengganggu aktivitas radikalnya,” kata kantor berita resmi Saudi, SPA.

Hashem Safieddine secara resmi ditetapkan sebagai teroris berdasarkan Undang-Undang Kejahatan dan Pembiayaan Terorisme Saudi dan Keputusan Kerajaan A / 44, yang melarang dan mengecam teroris serta pendukung mereka.

Setiap aset yang dimiliki atas nama Hashem dan berada di bawah yurisdiksi Saudi akan dibekukan. Warga negara Arab Saudi dan penduduk di Kerajaan dilarang melakukan transaksi dengannya.

Hashem adalah presiden dewan eksekutif Hizbullah, yang mengawasi kegiatan sosial dan ekonomi kelompok tersebut. Hizbullah dianggap oleh Washington sebagai organisasi teroris. Di hari yang sama, Departemen Keuangan Amerika Serikat juga menambahkan Safieddine ke daftar hitam unit kontra-terorisme. [opinibangsa.id / kn]

[apikepol.com]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: