Lebaran Usai, Jokowi Bakal ‘Bersih-bersih’ Menteri, Ini Kriteria Mereka yang Kena Reshuffle







Reshuffle kabinet jilid III adalah niatan Presiden Jokowi melakukan konsolidasi politik untuk mempertahankan kekuasaan guna menuju dua periode menjadi kepala negara.

Demikian dikatakan analisis politik dan HAM dari Labor Institute Indonesia, Andy William Sinaga saat diminta komentarnya terkait kabar perombakan kabinet yang mulai menghangat akan dilakukan sesudah Lebaran, Kamis (29/6).

“Artinya Beliau akan membersihkan menteri yang partainya agak ‘nakal’ dengan kebijakan presiden atau pemerintah,” sebut Andy.

Namun menurutnya, bisa juga rencana reshuffle ini merupakan shock therapy bagi partai koalisi yang nakal tadi.

“Sehingga partai yang agak nakal tadi insyaf dan kembali kepada ‘kendali’ presiden,” tukas Andy.

Kabar mengenai kocok ulang atau reshuffle Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo kembali terdengar. Kocok ulang kabinet akan dilakukan seusai Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1438 H.

Kocok ulang kebinet kali ini disebut-sebut akan berskala besar. Sejumlah menteri akan diganti karena dinilai tidak memiliki performa yang baik. Ini terutama ditujukan kepada menteri-menteri ekonomi.[psi]


[M.Bersatu/apik.apikepol.com]

“Jika engkau punya teman – yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah- maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali” [Imam Syafi'i]

Banner iklan disini
loading...

Subscribe to receive free email updates: